Mimpi
yang di anggapnya sebagai tempat paling menakutkan nyatanya menjadi kunci tentang
apa dan siapa dirinya. Menggenapkan rangkaian rahasia yang telah ia ciptakan
sekaligus ia pecah sendiri. Tanpa ia tahu, alam tidur yang selama ini menjadi
musuh terbesarnya merupakan bagian utuh kehidupan sejatinya.
Mimpi
aneh berulang yang Alfa Sagala kecil alami membuatnya rela untuk menjadi
pengidap imsonia agar tak terjerumus dalam rasa ketakutan yang muncul di setiap
tidurnya. Sejak yang disebutnya Si Jaga Portibi muncul di depan matanya
kejadian ganjil mulai mendatangi, mimpi-mimpi mengerikan siap menghantui dan
membuatnya sesaat kehilangan bernafas normal, belum lagi keinginan Ompu Togu
Urat yang mendadak berambisi untuk menjadikannya murid namun nyatanya
melenyapkan Alfa adalah hal yang lelaki tua itu inginkan. Pertemuan dengan
Ronggur Panghuntur semakin menambah teka- teki baru dalam hidupnya.
Dan
satu-satunya jalan untuk lolos dari pertaruhan nyawa di alam tidur adalah
membuat dirinya hanya sekejab menjadi penghuni ruang bawah sadar. Tidur sedikit
adalah penyelamat paling tepat untuknya saat ini.
Setelah
hijrah ke Jakarta, Alfa Sagala memilih nekat menggantikan kakaknya untuk
merantau ke New York, tempat yang akan membuatnya mulai terang. Sekian tahun
berlalau hingga ia bertemu dengan Isthar, perempuan yang membuatnya pertama
kali tidur cukup panjang setelah bertahun-tahun ia mempertahankan pola tidurnya
yang singkat, menjadi satu kunci penting yang perlu ia cari.
Hingga
ia memberanikan diri untuk mengobservasi mimpinya sendiri lewat dr. Nicky dan
dr. Colin dan terpaksa tahu bahwa membuatnya terasa tercekat, terbunuh dan
berasa hampir mati selama ini adalah karena dirinya sendiri. Dan saat itu Alfa
mulai menyadari bahwa ia harus berhenti berlari. Ia memaksa dirinya untuk
berkawan dengan mimpinya.
Hal
baru datang, dalam mimpinya Alfa bertemu dengan figur baru, Bintang Jatuh sosok
perempuan yang menggiringnya untuk harus menemukan dr. Kalden Sakya di Tibet,
dokter misterius yang mungkin akan menerangkan jalannya.
Kehadirannya
di Tibet mengumpulkan potongan demi potongan kejadian seperti puzzle yang
sengaja ia pecah namun harus ia rakit kembali tanpa tahu mana yang ada dan
tiada. Dengan perjalanan yang tidak mudah ia bertemu dengan dr. Kalden seorang
Infiltran yang akan membantu Peretas walau diluar sana Sarvara semakin bingas
untuk menghancurkan Peretas. Peretas, ia tahu siapa dirinya walau belum penuh
mengingatnya, semua itu adalah memori yang sengaja ia lupa dan yang harus ia
lakukan hanyalah mengingat.
Dibantu
dr. Kalden, kali ini ia menyengaja berpetualang di alam mimpinya. Perjalanan
mimpinya kali ini berbeda, karena ia cukup tahu apa yang harus ia lakukan.
Hingga ia menemukan Asko tempat yang ia tuju. Ia mulai menyerahkan dirinya pada
ruang yang dulu ia hindari. Dan ia menemukan dirinya sendiri, Gelombang.
Bintang Jatuh yang ternyata berasal dari gugus yang berbeda hadir, seperti
faham Alfa sedang merauk penjelasan dari siapapun atau apapan.
Alfa
mulai mengingat, ialah yang menciptakan Asko dan menyiapkan segala rencana ini
secara detail sebelum terperangkap dalam amnesia total. Alfa pun mulai tahu
tentang anggota gugus yang belum dan harus ia temukan.
Isthar.
Pencarian perempuan itu mulai menberikan petunjuk, petunjuk penting yang justru
tak pernah ia duga karena berasal dari negaranya sendiri, Indonesia. Dan ia
tahu kemana dan untuk apa Alfa melangkah, setidaknya untuk sekarang.
Ditempat
lain Gio mulai menyerah untuk mencari Diva di belantaran Amazon, perempuan yang
telah membuatnya jatuh. Namun petunjuk baru mulai hadir, pria yang dulu ia
temui di Vellegrande datang membawa pertanyaan sekaligus pemberitauhan baru
bagi dirinya. Empat batu hitam berukir kasar yang diberikan pria yang
menyebutnya Senor itu menjadi petunjuk untuk apa yang harus ia lakukan.
Dan
semua itu selayaknya benang yang terlihat kusut namun saling terhubung, dan
yang perlu dilakukan hanyalah mengingat dan saling menemukan.
Petualangan
luar biasa yang lagi-lagi disuguhkan Dee dalam serial Supernova Gelombang kali
ini. Konsep pemikiran baru tentang mimpi serasa menjadi tokoh utama yang
membuat pembaca kembali berfikir tentang hakekat mimpi bukan hanya sekedar
bunga tidur. Nilai spiritual Batak menjadi suguhan informasi baru bagi pembaca
selain mengedarkan sensasi mistis perjalanan Alfa Sagala. Tak ada keraguan
sedikitpun mengenai tutur kata yang tertulis indah, karakter yang kuat dan alur
cerita yang liar. Lagi- lagi saya harus menyerah untuk mengakui bahwa Dee
membuat saya marah sekaligus kagum karenanya saya belum berhasil lepas dari
Gelombang.